HMPS BKI Peduli Bencana Berikan Pendampingan Korban Banjir Purbalingga

 

Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (HMPS BKI) UIN Saizu Purwokerto memberikan pendampingan pemulihan kondisi warga yang terdampak banjir di wilayah Pratin, Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga pada hari Rabu (4/2/2026) melalui program “HMPS BKI Peduli Bencana” di Posko Villa Eyyang Uti, yang menampung sekitar 10 keluarga pengungsi. Kegiatan dipimpin langsung oleh ketua HMPS BKI (M. Alfin Kamal).

HMPS BKI bergabung bersama unsur TNI, Polri, psikolog, tenaga kesehatan, serta relawan mahasiswa dari kampus yang lainnya. Aktivitas awal diawali dengan senam bersama warga, khususnya para ibu-ibu untuk mengurangi ketegangan serta menjaga kebugaran warga yang masih beradaptasi dengan kondisi darurat.

HMPS BKI mendapat kesempatan untuk melakukan sesi pendampingan dengan menghadirkan suasana ceria bagi anak-anak melalui kegiatan mewarnai, permainan interaktif, hingga menyanyi bersama. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap sesi, menunjukkan respons positif terhadap kegiatan yang disiapkan untuk membantu mengurangi beban emosional mereka. Aktivitas hiburan dan interaksi sosial merupakan langkah penting untuk membantu warga keluar dari tekanan  akibat bencana. Pendekatan psikososial melalui permainan dan dukungan emosional sangat dibutuhkan untuk membantu proses adaptasi mereka selama tinggal di pengungsian.

Selain fokus pada anak-anak, HMPS BKI juga memberikan ruang dialog dengan ibu-ibu yang merasa terbebani oleh kondisi pasca bencana. Melalui pendekatan konseling sederhana, mahasiswa berupaya memberikan semangat dan dukungan agar mampu bertahan menghadapi situasi sulit. Pendekatan ini sekaligus menjadi bentuk penerapan ilmu konseling yang mereka pelajari selama menempuh pendidikan di kampus.

Program HMPS BKI Peduli Bencana ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa Prodi BKI UIN Saizu Purwokerto terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Melalui aksi lapangan, mahasiswa tidak hanya menerapkan kompetensi akademik, tetapi juga mengasah kepekaan sosial serta kemampuan bekerja sama dalam situasi darurat. Kehadiran mahasiswa Prodi BKI di Posko diharapkan dapat membantu memperkuat mental warga dan memberikan harapan baru untuk bangkit setelah dilanda bencana banjir. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa serta meninggalkan kesan mendalam karena dapat hadir secara langsung membantu pemulihan warga terdampak banjir.