Kegiatan pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-58 Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menjadi momen istimewa bagi para mahasiswa. Dalam acara yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026) tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, berkenan hadir dan mahasiswa diberi kesempatan berdialog langsung dengan beliau. KKN ke-58 tidak hanya dilaksanakan di Provinsi Jawa Tengah (Banyumas, Purbalingga, Kebumen, dan Banjarnegara), tetapi juga di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Salah satu mahasiswa yang berinteraksi langsung dengan Wakil Gubernur adalah Muhammad Zulfan Azmi, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) yang tergabung dalam Kelompok 09. Bersama rekan-rekannya, Zulfan melaksanakan KKN selama 40 hari di Desa Kemawi, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas.
Pada kesempatan tersebut, Zulfan menyampaikan berbagai potensi yang dimiliki Desa Kemawi kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah. Ia menjelaskan bahwa desa tersebut memiliki kekayaan sumber daya lokal yang berpeluang menjadi penggerak ekonomi masyarakat apabila dikembangkan secara optimal.
“Desa Kemawi memiliki sejumlah komoditas unggulan, seperti kopi, durian, kelapa,dan alpukat. Sebagai mitra strategis pemerintah, kami berharap ada peluang kolaborasi yang dapat mendukung pengembangan potensi tersebut, baik melalui program CSR maupun bentuk dukungan lainnya,” ungkap Zulfan.
Menanggapi hal itu, Taj Yasin Maimoen memberikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa dalam mengidentifikasi dan mengembangkan potensi daerah. Menurutnya, KKN tidak hanya menjadi sarana penerapan ilmu pengetahuan, tetapi juga wadah untuk mendorong inovasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
“Silakan dibuktikan terlebih dahulu melalui program yang dirancang. Jika memang ada hal yang perlu didorong bersama, hubungi saya. Pemerintah siap membantu memfasilitasi pengembangannya,” ujar Taj Yasin.
Respons positif tersebut mendapat sambutan antusias dari para peserta KKN. Dukungan yang diberikan Wakil Gubernur diharapkan dapat menambah semangat mahasiswa dalam merancang dan menjalankan program kerja yang berdampak nyata, khususnya bagi masyarakat Desa Kemawi serta secara umum bagi seluruh masyarakat di lokasi KKN ke-58.
Dialog bersama Wakil Gubernur menjadi momentum penting untuk membuka peluang kolaborasi antara mahasiswa KKN dan pemerintah.Harapannya, sinergi tersebut dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat dengan tetap mengedepankan potensi dan kearifan lokal sebagai landasan utama pembangunan desa.
Program KKN ke-58 UIN Saizu menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengabdi di berbagai wilayah di Jawa Tengah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan kompetensi akademik yang dimiliki serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam upaya pembangunan daerah.
Selamat menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kepada seluruh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI). Jadikan momentum KKN sebagai ruang belajar yang nyata untuk mengimplementasikan ilmu, mengasah kepedulian sosial, serta menghadirkan solusi bagi masyarakat. Bangun komunikasi yang baik, jalin kolaborasi dengan berbagai pihak, dan berikan kontribusi terbaik dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman, profesionalisme, serta kearifan lokal. Semoga setiap program yang dilaksanakan membawa manfaat, menjadi pengalaman berharga, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pengembangan diri sebagai calon konselor yang berintegritas dan berdedikasi.